Pipeline Repair

Kebetulan saya ikut sibuk dengan bocornya pipa BP di Pagerungan, tentang berbagi cerita saya jelas bukan Public Relations dari BP. Jadi tidak bisa cerita banyak. Mengingat skala persoalan kebocoran yang cukup crucial, dan kemungkinan kejadian yang sama berulang. Yang pasti menarik buat orang2 saat ini yaitu sumbangan pemikiran mengenai bagaimana repair method yang paling … cepat, reliable, safe, (dan kalau bisa economically reasonable sesuai dengan kondisi pipa … maksudnya jangan hyperbaric welding option-lah) …. mungkin bisa dibagi dua bagian besar menjadi: temporary solution & permanent solution.

Sebagai background, kebocoran yang ada sekarang terjadi pada cabang dari subsea pipeline, nominal size 6″, 15 meter waterdepth, terjadi pada titik welding, atau very close to welding (HAZ), pada sisi elbow, gas yang dibawa cukup korosif. Pressure: asumsi max 800 psi

Tanya – Rahmadian, Satari

Teman2 Oil & Gas yang terhormat,

Kebetulan saya ikut sibuk dengan bocornya pipa BP di Pagerungan, tentang berbagi cerita saya jelas bukan Public Relations dari BP. Jadi tidak bisa cerita banyak. Mengingat skala persoalan kebocoran yang cukup crucial, dan kemungkinan kejadian yang sama berulang. Yang pasti menarik buat orang2 saat ini yaitu sumbangan pemikiran mengenai bagaimana repair method yang paling … cepat, reliable, safe, (dan kalau bisa economically reasonable sesuai dengan kondisi pipa … maksudnya jangan hyperbaric welding option-lah) …. mungkin bisa dibagi dua bagian besar menjadi: temporary solution & permanent solution.

Sebagai background, kebocoran yang ada sekarang terjadi pada cabang dari subsea pipeline, nominal size 6″, 15 meter waterdepth, terjadi pada titik welding, atau very close to welding (HAZ), pada sisi elbow, gas yang dibawa cukup korosif. Pressure: asumsi max 800 psi

Ini jadi agak tricky, karena kebocoran terjadi di elbow, tapi at the end of the elbow …

Temporary ????
1. Patch
2. Clamp (full)
3. Pin-hole Clamp

Permanent ???
1. Replacement dengan connector ???
2. ???

Thoughts please … mas Wishnu8289, atau yang lain mungkin punya info?
Thanks

Tanggapan 1 – negari karunia

Dear all,
Bagaimana kala menggunakan SMART FLANGE yang diperkenalkan oleh OCEANEERING

Tanggapan 2 – Arifin

Sebelumnya bisa diinformasikan nggak berapa besar kebocorannya, localize atau tersebar? Untuk applikasi di laut coba check dengan distributor Strong Back apakah mereka dapat melakukannya. Dalam demonstrasi dan presentasi material terdahulu, mereka mengklaim dapat mengerjakan perbaikan pipa dalam air. Untuk keterangan lebih detail, Anda dapat menanyakan mengenai detailnya ke ahli yaitu : Popi A. Nafis
(Popi.Nafis@…)

Beliau adalah Pipeline Manager dan paling berkompeten untuk memberikan
informasi lebih detail lagi tentang metoda perbaikan pipa.

Tanggapan 3 – Soendoro, Iwandana

Pak Satiri,

Kita pernah punya masalah serupa kalau untuk temporary kita menggunakan suatu epoxy akan tetapi pressurenya harus diturunkan dari saat kondisi normal.

Apabila akan ada perbaikan permanen saya pernah denger “smart plug” seperti pig launcher yang di luncurkan dan bila sampai ketempat yang bocor dia akan berhenti dan terpisah dua (depan dan belakan) dan menyumbatnya baru dilakukan proses perbaikan penggantian pipa keuntungannya kalau sumber tersebut mengalirkan lebih dari pada satu buyer, sumber tidak perlu di shutdown

Mudah – mudahan bisa bantu.

Terimakasih,

Tanggapan 4 – Rahmadian, Satari

Mas Iwandana, panggil saya Poki saja … I know you quite well.
Boleh saya tau lebih banyak tentang smart plug, ini tampaknya benar2 smart, apa ada addressnya di Internet yang bisa di-search?

Terima kasih banyak !

Tanggapan 5 – Soendoro, Iwandana

Pak Poki,

Mengenai smart plug saya lupa agen/ vendor nya ada di jakarta sekarang saya ada di Batam coba aja search di Internet nanti rabu saya kembali ke jakarta saya coba info ke bapak

terima kasih,

Tanggapan 6 – Nanan, Yanie

Mas Poki,
Setau saya smart plug ini sudah banyak yang meng-aplikasi-kannya, terutama dalam masalah leak & repair sejenis ini, yang menginginkan minimum shutdown time atau maintain operasi di bagian lain dari pipeline.

Di Indonesia sendiri ini juga bukan barang baru, bahkan temen2 kita di tim FST-bp menjadikannya salah satu option dalam metoda penggantian block valve yang bocor di onshore receiving terminal untuk meminimasi shutdown (mas Tri Agusman mungkin bisa share pengalamannnya…)

Di bawah saya kopikan sedikit dari salah satu pipeline service di daerah USA sana. Sebagai tambahan, bisa juga nengok
http://www.plugging.com/Bilder-tekst/psinews131.pdf
<http://www.plugging.com/Bilder-tekst/psinews131.pdf&gt; tentang PSI, si manufaturer yang memproduksi PSI SmartPlug (DnV certified). Dia punya kantor cabang di Singapore dan juga menawarkan sercive pemasangan dan rental untuk si smart plug ini.

Semoga bisa bantu.

Smart Plug Tetherless Isolation Tool<?xml:namespace prefix = o ns = “urn:schemas-microsoft-com:office:office” />

BJ Process and Pipeline services, in association with PSI (Plugging Specialists International AS), a Norwegian company specializing in remote controlled pipeline isolation systems, offers its clients a turn-key pipeline isolation service in the USA, Canada and Mexico. This will incorporate all of the elements required for the successful execution of the pipeline isolation project.

The PSi SmartPlug is a field proven remote controlled (tetherless) pipeline isolation system which allows the performance of pipeline maintenence and repair operations in ways previously not possible, while avoiding the need to reduce pipeline pressure, flare or displace pipeline inventory.

The PSI SmartPlug is a DnV Type approved, double block and (initial) bleed, bi-directionally piggable, fail safe pipeline isolation device, operated and monitored entirely via remote control using PSI’s proprietry through-wall control and communication system, enabling the operation of the tool anywhere in a pipeline, through the transmission commands and the reception of pipeline and operational data through pipe-wall.

Once pigged into position and set, the upstream side is depressurized and work on the pipeline is performed at ambient pressure, while full downstream pressure/ production is maintained. Where two or more production facilities are connected to the same pipeline, it enables work to be performed on the pipeline at one facility, while the others maintain full production.

PSI SmartPlug isolation systems are typically Dual Module, 150 – 200 barg certified working pressure, 3D bend compatible (1.5D bends possible), 80 Deg.C service remote controlled units for both oil and gas service, topside and sub-sea operations. Isolation tools for special applications can also be made available.

An inventory of 10″, 12″, 14″, 16″, 18″, 20″, 24″, 26″, 28″, 30″, 32″, and 36″ iscurrently available. Other sizes and pressure ratings can be manufactured in 8-10 weeks, depending on the application and workload

Tanggapan 7 – Rahmadian, Satari

Pak Arifin, terima kasih atas responsnya, di e-mail ini saya sertakan juga ahli pipa dari Vico.

Kebetulan untuk kebocoran yang ini dilihat dari ROV survey adalah localized, besarnya lubang tidak bisa diperkirakan, tapi tidak lebih besar dari 1/2 cm in diameter).

Distributor strong back pernah presentasi di BP, dan mereka mengakui bhw strongback lebih bertitik berat pada reinforcement dari pipa2 yang tidak/belum bocor, singkatnya mereka mengambil prinsip sebuah balon yang ditiup di dalam botol tidak akan pecah sebelum botolnya pecah. Nah, pipa itu diibaratkan sebagai “balon”, sedangkan “botol” itu strongback-nya … jadi meskipun beberapa Client meminta strongback untuk menanggulangi masalah pipe repair, kalau “balon”nya sendiri bocor mereka tidak menjamin hasilnya, apalagi ini subsea application.

Bgmana tanggapan dari expertnya, Popi A. Nafis … ?

Tanggapan 8 – wishnu brata

Wah pak satari saya cuma surveyor, kerjanya memandu kapal ROV atau barge waktu pipelay/platform. saya sering liat yang ngelas dalam air tapi saya nggak tahu cara masang dan perbaiki pipa.

Sewaktu di dubai, beberapa kru survey dari inggris cerita bahwa pipa- pipa di teluk meksiko yang segitu banyak dan ruwet seperti spageti nggak pernah diinspeksi. kebenaran saya tak tahu persis. tapi kalo benar bisa jadi peluang buat perusahaan ROV, survey, corrosion, ndt di Indonesia.

Kemudian, apakah inspeksi pipa secara periodik sudah menjadi regulasi safety atau baru kesadaran oil company saja? soalnya kalo pipa bocor yang rugi ‘kan oilco juga.
terimakasih.

Tanggapan 9 – Syahrizal Mustafa

Dear all,
Sambil belajar mau menanggapi nih. Kalau yang saya pernah tahu bisa dilakukan patching terutama untuk on-gorund pipe. Apa mungkin juga dilakukan patching untuk sea line?
Tahu nggak, teknologi composite patching yang biasa dipakai di industri pesawat (PT. DI) bisa juga dipakai di Migas. Saya pernah lihat lempengan composite-nya sangat tipis dan ringan tetapi konon kekuatannya melebihi steel, pernah didemokan dengan destructive test. Composite patching ini pernah dipakai di Pertamina Cilacap dan Prabumulih. No shutdown is required!
Wajar saja kalau saya pikir, tidak mungkin melapisi body pesawat dengan metal yang tebal dan berat.
Rekan2 dari PT. DI yang punya pengalaman diatas mungkin bisa sharing.

Posted in:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s