Jika Seorang Hamba Membenci Takdirnya

Jika seorang hamba membenci takdirnya, maka ia harus memperhatikan enam hal berikut ini:

  1. Sisi Tauhid. Allah lah yang menentukan, menghendaki dan menciptakannya. Jika Allah tidak berkehendak maka sesuatu tidak akan terjadi.
  2. Sisi Keadilan. Kebijakan Allah sangat tepat dan keputusan-Nya sangat adil.
  3. Sisi Rahmat. Rahmat Allah dalam ketetapan ini mengalahkan kemurkaan dan kedendaman-Nya.
  4. Sisi Hikmah. Allah menakdirkan sesuatu tidak sia sia. Segala sesuatu pasti ada hikmahnya.
  5. Sisi Puji Syukur. Hanya Allah lah yang memiliki segala bentuk pujian dari segala penjuru.
  6. Sisi Ubudiyyah. Manusia adalah hamba bila di tinjau dari segala segi, maka berlaku atasnya hukum dan keputusan tuannya; yaitu hukum keberadaan, kepemilikan dan pengabdiannya. Rabb akan mengatur hamba-Nya dibawah peraturan-peraturan-Nya seperti peraturan keagamaan. Dialah referensi segala hukum yang berlaku bagi para hamba-Nya.

—Sumber:  Al Fawaid – Ibnul Qayyim-Muslimah.Or.Id

* https://wolusongo.wordpress.com/yang-tidak-engkau-sukai-bisa-jadi-lebih-baik/

* https://wolusongo.wordpress.com/nasehat/ketika-bahagia-dan-celaka-telah-ditentukan/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s